Kentalnya Aroma Pedesaan Pesisir Di Kawasan Pantai Trisik

Image 1

Pantai Trisik terletak di Kulon Progo dan merupakan pantai pertama yang hadir dibuka di kabupaten tersebut. Anda akan menjumpainya jika menyusuri jalur Bantul-Purworejo dengan melewati Palbapan juga Srandakan. Lokasinya tepatnya berada di Kecamatan Brosot yang jaraknya sekitar 37 km dari Kota Yogyakarta. Karena terletak begitu dekat dari jalan raya, sangat mudah untuk mengakses pantai ini dengan kendaraan pribadi. Perjalanan yang akan ada lalui pun akan terasa sangat menyenangkan serta tak terlalu melelahkan meskipun jaraknya lumayan jauh. Jalannya yang sangat halus serta minim tanjakan menjadikan perjalanan anda terasa lebih ringan.

Kekhasan Pantai Trisik

Kekhasan Pantai Trisik yang tidak dimiliki pantai-pantai Kulon Progo lainnya berupa suasana pedesaan ala pesisir yang begitu kental. Baik pantai, gubug-gubug maupun rumah-rumah yang didiami warga siap memanjakan wisata anda. Anda dapat plesiran di sepanjang jalan yang menghubungkan desa desa dan kota yang letaknya saling berdekatan. Sembari menikmati perjalanan anda keliling desa, di sana dijajakkan pula makanan-makanan yang sewaktu-waktu anda butuhkan ketika perut anda keroncongan. Berbagai aktivitas warga setempat yang menggunakan wilayah laut dan pesisirnya sebagai mata pencaharian juga semakin memperkuat suasana yang dihadirkan di pedesaan pesisir tersebut.

Salah satu yang paling banyak dicari oleh wisatawan ialah pelelangan ikan dimana anda dapat membeli ikan segar yang baru saja diangkut dari laut. Tempat ini merupakan jantung perekonomian warga sekitar yang sebagian besar warganya bekerja sebagai nelayan. Oleh karena itu aktivitas perdagangan ikan segar di Pantai Trisik berlangsung dan menambah keramaian suasana sekitar pantai. Biasanya, tempat pelelangan ini menjadi ramai sesaat setelah nelayan yang baru saja melaut tiba.

Selain serunya aktivitas perdagangan, eksotisme Pantai Trisik dengan adanya menyaksikan beraneka burung beterbangan di langit pantai ini. Diasumsikan bahwa pantai ini merupakan salah satu tempat yang dijadikan persinggahan bagi burung migran yang datang dari wilayah yang berbeda-beda. Jenis burung yang dimaksud beraneka ragam di antaranya trinil rawa, trinil semak, trinil pantai dan cerek kernyut. Selain itu, burung-burung yang non migran juga meramaikan suasana dimana burung-burung tersebut antara lain kuntul kerbau, udang biru dan walet sapi.

Kegiatan Ekonomi Masyarakat Setempat

Jika anda berjalan ke arah barat dengan tujuan Pantai Glagah, anda akan menemukan berbagai aktivitas warga Pantai Trisik. Anda akan menyaksikan bagaimana keseharian warga sekitar dan juga bagaimana mereka memaksimalkan panas matahari di kawasan pantai tersebut untuk menjemur eceng gondok dari Ambarawa. Setelah eceng gondok tersebut kering lalu disetor kepada para pengrajin sebagai bahan pembuatan sandal, tas dan beraneka boks. Hasil kerajinan mereka didistribusikan ke pengusaha kerajinan lain di wilayah yang berbeda agar diproses lebih lanjut. Selain itu, hasil kerajinan mereka tersebut disetor ke kota yang nantinya akan dilakukan finishing dengan cara penambahan berbagai aksesoris untuk memperindahnya. Meskipun hanya dalam skala yang kecil, mata pencaharian menjemur eceng gondok tersebut mampu menjadi sumber penghidupan bagi warga-warga sekitar.

Dengan adanya suasana pedesaan pesisir yang menghiasinya, tentu tidak salah rasanya jika Pantai Trisik memang begitu pantas untuk dijadikan salah satu destinasi wisata anda. Dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Jogja, tak banyak di antar pantai-pantai tersebut yang memiliki kekhasan nuansa pedesaan yang masih sangat asri serta sederhana sebagaimana terdapat dalam pantai ini. Jika anda berencana berangkat dari Kota Yogyakarta tetapi belum ada motor, anda dapat menyewanya di rental motor Jogja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *